Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
21 May 2024 650 pembaca ADMIN Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan

ATASI INFLASI DPKP KABUPATEN TANGERANG TANAM BAWANG DI 2 KECAMATAN

Atasi Inflasi, DPKP Kabupaten Tangerang Tanam Komoditas Bawang Merah di 2 Kecamatan 

Tangerang,--Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang tanam komoditas bawang merah di Kecamatan Rajeg dan Kecamatan Sukamulya. 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Ir Asep Jatnika Sutrisno menjelaskan di tahun 2024 ini ada delapan kelompok tani di dua kecamatan mendapatkan bantuan sarana produksi (Saprodi) bawang merah dari Dinas  Pertanian provinsi Banten.

"Masing - masing kelompok tani mendapatkan bantuan tanam bawang  0,25 Hektar, saat ini semuanya sedang olah tanam dan ada yang sudah olah tanah," ujar Asep Jatnika, Minggu usai panen melon di Puspitek, Minggu (19/05).

Ia menjelaskan lebih lanjut, berdasarkan  data BPS bahwa bawang merah jadi komoditas pangan dengan inflasi tertinggi terhitung sejak tanggal 2 Mei 2024.

"kami dinas pertanian berkomitmen menangani  inflasi dengan tanam bawang merah di beberapa kelompok tani di kecamatan Sukamulya dan Rajeg,"ucapnya
      
Berdasarkan data yang di miliki Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang hasil panen bawang merah selama tahun 2023 sebanyak 655 Kwintal, dengan rincian 
55 Kwintal dengan luas lahan 1 Hektar di Kecamatan Sukamulya dan 600 Kwintal di Kecamatan Rajeg dengan luas lahan 4 Hektar.

Untuk tahun 2024, Kelompok tani (Poktan) yang menerima bantuan sarana produksi (Sarprodi) di Kecamatan Sukamulya dengan total luas lahan 1 hektar (masing-masing Poktan 0,25 Ha), yaitu Poktan Sri Rumasa, 
Poktan palis, Poktan tari kolot II dan Poktan serbaguna: 

Sedangkan di Kecamatan Rajeg dengan luas lahan 1 Hektar masing-masing  0,25 Ha yaitu Poktan Pabuaran Asri, Poktan saga jaya,  Poktan sadarhana dan Poktan sadar 

"Sejak tanggal 15 Mei 2024, kelompok tani yang mendapat kan bantuan Saprodi bawang merah sudah mulai proses pengolahan tanah dan ada juga yang sudah 100 persen pengolahan tanahnya," kata Asep.

(DPKP Kabupaten Tangerang).






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.